15 December 2015

openSUSE Membawaku Ke Taipei

Dimulai saat kubaca berita dirilisnya openSUSE Leap 42.1 RC1, aku mulai mencari tahu lebih dalam mengenai Leap. Menurutku, Leap merupakan perubahan besar dalam sejarah rilis distribusi openSUSE dan aku sangat antusias menyambutnya. Sebagai system administration consultant, sebelumnya aku hanya menggunakan dan menyarankan distribusi Debian, Ubuntu LTS dan CentOS kepada pelanggan perusahaan. Tapi sekarang, aku akan selalu menggunakan dan menyarankan openSUSE Leap sebagai sistem operasi utama karena menurutku Leap merupakan distribusi kemasan terbaik untuk perusahaan. Segera kupasang Leap di laptopku, kemudian kutemukan grup Facebook Komunitas OpenSUSE Indonesia dan aku mulai bergabung dan berinteraksi di sana.


Keesokan harinya aku menerima surel dari panitia openSUSE.Asia Summit 2015 bahwa proposal penyajian yang aku usulkan sebelumnya tentang Membangun IaaS Cloud degan openSUSE dan OpenStack disetujui dan aku juga mendapat kesempatan untuk mengajukan dukungan dana perjalanan dari openSUSE.

Bergegas aku mengajukan permohonan visa. Alhamdulillah prosesnya mudah dan cepat. Lalu berburu daring tiket pesawat dan penginapan nyaman termurah. Alhamdulillah dapat juga.
Dan akupun berangkat ke Taipei bersama 2 penyaji lainnya dari Indonesia Estu dan Edwin.
Aktivitas pertama di Taipei, kami sempatkan berkunjung ke kantor SUSE Labs / Novell Taiwan. Berdiskusi dengan teman-teman dari SUSE Labs yang baik dan ramah.







Pada tengah hari di hari jumat, laki-laki muslim wajib sholat jumat di mesjid.



Jumat malam, pesta pizza rilis openSUSE Leap 42.1.




Sabtu pagi acara konferensi dibuka dengan hangat.
Sabtu siang, giliran tampil :D
Hari ke-2. Acara makin seru.


Sungguh perjalanan ke openSUSE.Asia Summit 2015 merupakan pengalaman menyenangkan yang menambah motivasi diriku untuk menggunakan openSUSE dan ikut serta berkontribusi. Semoga pada tahun-tahun berikutnya acara ini dapat pula diselenggarakan di Indonesia. Terima kasih openSUSE.Asia Summit 2015, terima kasih Taipei, Taiwan dan  terima kasih openSUSE.


Sumber foto:

3 comments:

Saputro Aryulianto said...

wih pangling sama poto pak bos divisa :D
kiat-kiat supaya bisa 'tampil' diluar dong pak.

Utian said...

gantengnya di foto yak :D
sering-sering bikin kelas gratis. tapi bikin kelas gratisnya setelah gajian :D

Siska Iskandar said...

Wehehehe. Apa ini cuma di tempatku aja ya kok foto2nya lebih lebar dari content area.

Harus ada sesi curhat curhat soal acara kemarin nih :D